}

Jumat, 11 Januari 2013

Naruto : Sarutobi Asuma


Asuma Sarutobi (猿飛アスマ ,Sarutobi Asuma)
adalah pemimpin sekaligus guru pembimbing tim 10, mengetuai Shikamaru Nara, Choji Akimichi, dan Ino Yamanaka. Ia selalu menghisap rokok dan biasa menghisap dua bungkus rokok setiap harinya, meskipun terkadang ia menghentikan kebiasaan itu jika sesuatu sedang terjadi atau jika ada suatu hal yang mengganggu pikirannya. Di serial Naruto Shippuden, diketahui bahwa Asuma adalah anak dari Hiruzen Sarutobi, sekaligus paman dari Konohamaru.


Latar belakangAsuma pernah menjadi satu dari 12 Ninja Penjaga Api, ninja-ninja yang terpilih dan sangat terlatih yang bertugas menjaga pemimpin Pulau Api, sebelum akhirnya kembali mengabdi sebagai Jonin di Konoha.

Asuma sering menghawatirkan kondisi tim yang ia pimpin, yang (seperti yang dikatakannya) terdiri dari "si rakus" (Choji), "pesolek" (Ino), dan seorang "pemalas" (Shikamaru). Asuma memiliki hubungan yang sangat dekat dengan timnya meskipun ia merasa bahwa sifat-sifat mereka membuatnya sulit untuk dapat bekerja sama dengannya. Untuk mengakalinya, Asuma seringkali "menyuap" atau "menipu" timnya agar berbuat seperti yang ia mau. Sebagai contoh, ia sering membujuk Choji dengan menjanjikan makanan jika Choji dapat menyelesaikan tugasnya. Ia juga pernah memberikan semacam puzzle kepada Shikamaru untuk mencari tahu seberapa besar kecerdasannya sebagai ganti tes I.Q. tertulis, karena ia tahu Shikamaru tidak akan mau mengikuti tes I.Q. tertulis karena sifat malasnya. Dalam tes I.Q. tersebut, ia mengetahui bahwa Shikamaru adalah seorang jenius dengan I.Q. lebih dari 200.

Asuma menggunakan trench knives untuk bertarung, yang ia perkuat dengan cakranya sehingga senjata tersebut menjadi lebih mematikan dari senjata biasa. Pada serial Naruto Shippuden, ia menunjukkan kemamampuannya untuk memanjangkan senjata tersebut. Ketika ia mendemonstrasikan chakra elemen angin kepada Naruto Uzumaki, Asuma menjelaskan bahwa senjata-berchakra miliknya sedemikian kuat hingga dapat menghancurkan batu yang keras. Kombinasi senjata-berchakra dengan kemampuan taijutsu tingkat tinggi miliknya menjadikan Asuma sebagai salah satu petarung hebat di Konoha.

Secara tersembunyi, Asuma diceritakan memiliki ikatan cinta dengan Kurenai Yuhi. Keduanya seringkali terlihat sedang berdua, dan pernyataan tokoh cerita lainnya semakin memperkuat dugaan bahwa keduanya saling menjalin kasih. Ketika Kakashi Hatake bertemu dengan mereka, Kakashi bertanya apakah mereka sedang berkencan, Asuma merespon cepat dengan mengganti topik pembicaraan. Dalam sebuah cerita kilas-balik, Asuma diceritakan membeli sebuah bunga untuk seseorang yang tak disebutkan namanya. Ketika Asuma bertarung dengan Hidan, Kurenai ditampilkan secara singkat di beberapa bagian, menggambarkan kekhawatiran Kurenai terhadapnya. Beberapa saat kemudian, ketika Kurenai sedang menyiram bunga, sehelai kelopak jatuh bersamaan dengan terlukanya Asuma dalam pertarungan. Ketika Kurenai diberitahu tentang kematian Asuma, ia tertunduk sedih, dan kemudian meletakkan karangan bunga pada upacara kematian Asuma. Hubungan mereka ditampilkan secara jelas di serial Naruto Shippuden, digambarkan Kurenai yang sedang mengandung anak hasil hubungannya dengan Asuma.

Kematian Asuma disebabkan oleh Hidan, akatsuki yang menganut kepercayaan misterius. Hidan adalah anggota Akatsuki yang tdak bisa mati. Jurus Hidan, ketika tubuhnya terluka, maka tubuh lawannya ikut terluka. Tetapi Hidan tidak akan merasakan sakit. Tetapi Jurus itu memerlukan syarat, Hidan harus menelan darah target terlebih dahulu, dan ada didalam lingkaran Jashin yang dibuatnya. Karena Asuma menghindari serangan Hidan, dengan menggunakan senjatanya yang berbentuk 3 sabit dar belakang, Asuma menghindarinya dengan merunduk. Dan senjatanya itu mengenai Hidan sendiri, yang tadinya telah menelan darah Asuma. Dan Asuma pun akhirnya mati. Sampa pada akhirnya Shikamaru yang membalaskan dendamnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...